Selasa, 29 September 2015

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 010

««•»»
[088] Al Ghaasyiyah Ayat 010
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 9][AYAT 11]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:10

Senin, 31 Agustus 2015

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 009

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 9

لِسَعيِها راضِيَةٌ
««•»»
lisa'yihaa raadiyatun
««•»»
Merasa senang karena usahanya,
««•»»
pleased with their endeavour;
««•»»

Allah menerangkan bahwa di dalam surga muka orang mukmin waktu itu berseri-seri penuh kegembiraan merasa senang melihat hasil usaha mereka yang mendapat keridaan Tuhannya yang kemudian mendapat ganjaran surga yang diidam-idamkannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

WAJAH YANG BERSERI-SERI
Karena raut muka menunjukkan takut, ataupun menunjukkan gembira bahagia, adalah gambaran dari perasaan jiwa sendiri. Datanglah ayat yang selanjutnya menyatakan sebab timbulnya kegembiraan itu:
“Yang lantaran usahanya sendiri, dia merasa sentosa.”
Dengan pernyataan Tuhan demikian, nyatalah bahwa nikmat berganda yang dirasai kelak di akhirat itu tidak lain dari karena melihat bekas usaha, bekal amal yang diperbuat semasa hidup di dunia dulu. Karena hidupnya yang pendek hanya sebentar semasa di dunia itu telah diisinya untuk bekal yang didapatinya di akhirat.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Karena usahanya) sewaktu di dunia yaitu karena ketaatannya (mereka merasa senang) di alam akhirat, yaitu sewaktu mereka melihat pahalanya.
««•»»
pleased by their efforts, in the [life of the] world [expended] in obedience, [pleased] in the Hereafter upon seeing the reward thereof;
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:9

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 008

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 8

وُجوهٌ يَومَئِذٍ ناعِمَةٌ
««•»»
wujuuhun yawma-idzin naa'imatun
««•»»
Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
««•»»
Some faces on that day will be joyous,
««•»»

Allah menerangkan bahwa di dalam surga muka orang mukmin waktu itu berseri-seri penuh kegembiraan merasa senang melihat hasil usaha mereka yang mendapat keridaan Tuhannya yang kemudian mendapat ganjaran surga yang diidam-idamkannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

WAJAH YANG BERSERI-SERI
Seketika Saiyidina Abu Bakar Shiddiq telah merasa dekat ajalnya berwasiatlah beliau kepada para sahabat-sahabat Rasulullah yang akan beliau tinggalkan, supaya mereka mengangkat Saiyidina Umar bin Khattab akan menggantikan jabatan beliau jadi Khalifah. Setelah orang banyak ridha menerima wasiat itu dan Umar sendiri pun menerimanya pula dengan rasa prihatin, beliau panggillah orang yang beliau cadangkan jadi penggantinya itu lalu berwasiat khusus pula kepadanya. Setengah dari wasiat itu demikian:

“Hai Umar! Inilah pesan terakhirku kepadamu, di saat langkah kakiku yang terakhir akan meninggalkan dunia ini dan langkah kaki pertama akan menuju bandul akhirat.

“Ingatlah olehmu, hai Umar, bagaimana Allah memberi tuntunan dan peringatan bagi kita dengan perantaraan Rasul-Nya; tidak ada satu pun rangkaian ancaman kepada kita, melainkan selalu diiringi dengan ayat-ayat yang mengandung janji mulia dan gembira. Demikian juga sebaliknya, tidak ada ayat-ayat yang dimulai dengan janji gembira, melainkan diiringi dibelakangnya dengan janji ancaman bagi yang durhaka. Demikian itu ialah supaya kita selalu ada pengharapan kepada Tuhan di samping takut akan azab-Nya, dan selalu takut akan azab-Nya di samping kita menaruh harapan.”

Demikianlah yang selalu kita temui dalam rentetan ayat Tuhan, sebagai yang kita dapati Surat Al-Ghasyiyah ini. Sesudah sejak ayat 1 sampai 7 berisi gambaran kengerian hari kiamat, diulaslah dengan berita gembira untuk orang yang taat kepada Tuhan di masa hidup.

“Beberapa wajah di hari itu akan merasakan nikmat.”
Wajah kata mufradnya, wujuuh kata jama’nya; artinya ialah muka. Dan muka yang dimaksud di sini tentu jiwa atau hati kita.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Banyak muka pada hari itu berseri-seri) atau tampak cerah dan cantik.
««•»»
Other faces on that day will be delicate, fair,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:8

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 007

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 6

لا يُسمِنُ وَلا يُغني مِن جوعٍ
««•»»
laa yusminu walaa yughnii min juu'in
««•»»
Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
««•»»
neither nourishing, nor availing against hunger.
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir itu akan dimasukkan ke dalam api yang sangat panas ialah neraka. Bila mereka meminta air karena haus, maka mereka diberi air dari sumbernya yang sangat panas Dan bila mereka meminta makan, maka diberi makanan yang jelek, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

Dalam ayat-ayat yang lain yang sama maksudnya Allah berfirman:
ولا طعام إلا من غسلين
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
(QS. Al Haqqah [69]:36)

Dan firman Allah:
ثم إنكم أيها الضالون المكذبون لآكلون من شجر من زقوم
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum.
(QS. Al Waqi'ah [56]:51,52)

Dan firman Nya:
إن شجر الزقوم طعام الأثيم
Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa.
(QS. Ad Dukhaan [44]:43,44)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Yang menyangkut dalam rongkongan, dikeluarkan kembali susah, ditelan ke dalam tak mau turun ke perut;
“Yang tidak menggemukkan dan tidak mengenyangkan dari kelaparan.”
Itulah jenisnya azab dan siksaan. Dan itu hanyalah kelanjutan saja dari kesia-siaan selama hidup di dunia. Di dunia mencari minuman yang kelak akan jadi duri dan makanan yang kelak hanya akan menambah kurus dan sengsara.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.)
««•»»
neither nourishing, nor availing against hunger.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:7

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 006

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 6

لَيسَ لَهُم طَعامٌ إِلّا مِن ضَريعٍ
««•»»
laysa lahum tha'aamun illaa min dharii'in
««•»»
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,
««•»»
They will have no food except cactus,
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir itu akan dimasukkan ke dalam api yang sangat panas ialah neraka. Bila mereka meminta air karena haus, maka mereka diberi air dari sumbernya yang sangat panas Dan bila mereka meminta makan, maka diberi makanan yang jelek, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

Dalam ayat-ayat yang lain yang sama maksudnya Allah berfirman:
ولا طعام إلا من غسلين
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
(QS. Al Haqqah [69]:36)

Dan firman Allah:
ثم إنكم أيها الضالون المكذبون لآكلون من شجر من زقوم
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum.
(QS. Al Waqi'ah [56]:51,52)

Dan firman Nya:
إن شجر الزقوم طعام الأثيم
Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa.
(QS. Ad Dukhaan [44]:43,44)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Pengalaman di dunia ini pun akan dirasakan sampai ke akhirat. Air yang disangka akan melepaskan dahaga itu ternyata adalah timbul dari mata-air yang selalu menggelegak, sehingga kalau diminum, perutlah yang akan hancur;
“Tidaklah ada untuk mereka makanan, kecuali dari duri.”
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri) Dharii` adalah sejenis pohon yang berduri, hewan ternak pun tidak mau memakannya karena duri itu keras lagi kotor.
««•»»
They will have no food except cactus (darī‘) — a type of thorn plant which no animal grazes on because of its vileness —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:6

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 005

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 5

تُسقىٰ مِن عَينٍ آنِيَةٍ
««•»»
tusqaa min 'aynin aaniyatin
««•»»
Diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
««•»»
and made to drink from a boiling spring.
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir itu akan dimasukkan ke dalam api yang sangat panas ialah neraka. Bila mereka meminta air karena haus, maka mereka diberi air dari sumbernya yang sangat panas Dan bila mereka meminta makan, maka diberi makanan yang jelek, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

Dalam ayat-ayat yang lain yang sama maksudnya Allah berfirman:
ولا طعام إلا من غسلين
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
(QS. Al Haqqah [69]:36)

Dan firman Allah:
ثم إنكم أيها الضالون المكذبون لآكلون من شجر من زقوم
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum.
(QS. Al Waqi'ah [56]:51,52)

Dan firman Nya:
إن شجر الزقوم طعام الأثيم
Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa.
(QS. Ad Dukhaan [44]:43,44)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

“Diberi minum dari mata-air yang menggelegak.”
Di dalam dunia ini pun ada orang yang merasakan demikian itu. “Nasi dimakan rasa sekam, air diminum rasa duri.” Atau laksana orang meminum air laut, tambah diminum tambah haus. Kepuasan tidak ada, haus tidak lepas. Sebab yang dicari bukan obat penawar, melainkan upas racun.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Diberi minum dari sumber yang sangat panas) atau dengan air yang sangat panas.
««•»»
made to drink from a boiling spring, one of extremely hot temperatures.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:5

[088] Al Ghaasyiyah Ayat 004

««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 4

تَصلىٰ نارًا حامِيَةً
««•»»
tashlaa naaran haamiyatan
««•»»
Memasuki api yang sangat panas (neraka),
««•»»
they will enter a scorching fire,
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir itu akan dimasukkan ke dalam api yang sangat panas ialah neraka. Bila mereka meminta air karena haus, maka mereka diberi air dari sumbernya yang sangat panas Dan bila mereka meminta makan, maka diberi makanan yang jelek, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

Dalam ayat-ayat yang lain yang sama maksudnya Allah berfirman:
ولا طعام إلا من غسلين
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
(QS. Al Haqqah [69]:36)

Dan firman Allah:
ثم إنكم أيها الضالون المكذبون لآكلون من شجر من زقوم
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum.
(QS. Al Waqi'ah [56]:51,52)

Dan firman Nya:
إن شجر الزقوم طعام الأثيم
Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa.
(QS. Ad Dukhaan [44]:43,44)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

“Yang terbakar dalam api yang amat panas.”
Apakah cuma hasil dari kerja keras berpayah lelah itu? Apakah cuma hasil dari tenaga yang telah habis dan guna apa tenaga itu dihabiskan? Lain tidak hanyalah sebagai pepatah terkenal: “Diraut ranjau dihamburi.” Segala kerja keras berpenat berpayah lelah itu hanyalah menyalakan api neraka yang akan membakar diri.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Memasuki) dapat dibaca Tashlaa dan Tushlaa, jika dibaca Tushlaa artinya dimasukkan ke dalam (api yang sangat panas.)
««•»»
roasting (read taslā or tuslā) in a scorching fire,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#88:4