««•»»
Surah Al Ghaasyiyah 2وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌ««•»»
wujuuhun yawma-idzin khaasyi'atun««•»»
Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,
««•»»
Some faces on that day will be humbled,
««•»»
Kemudian dijelaskan-Nya bahwa manusia ketika itu terbagi dua, ialah golongan orang-orang kafir dan golongan orang-orang mukmin.
Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa orang-orang kafir ketika melihat kedahsyatan yang terjadi itu, tunduk dan merasa terhina.
Dalam ayat-ayat yang lain yang bersamaan maksudnya, Allah berfirman:
ولو ترى إذ المجرمون ناكسو رءوسهم عند ربهم ربنا أبصرنا وسمعنا فارجعنا نعمل صالحا إنا موقنونDan (alangkah ngerinya) jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya (mereka berkata), "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin".
(QS. As Sajdah [32]:12)Dan firman-Nya:
وتراهم يعرضون عليها خاشعين من الذل ينظرون من طرف خفي وقال الذين آمنوا إن الخاسرين الذين خسروا أنفسهم وأهليهم يوم القيامة ألا إن الظالمين في عذاب مقيمDan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata: "Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan (kehilangan) keluarga mereka pada Hari Kiamat. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal".
(QS. Asy Syuura' [42]:45)««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Lalu diuraikanlah di ayat selanjutnya yang mengerikan itu:
“Beberapa wajah di hari itu tunduk terhina.”
Wajah dari orang-orang yang telah merasa bersalah di masa hidupnya yang lampau. Merasa sendiri betapa dahsyat, betapa hebat dan betapa ngeri ihwal yang akan dihadapinya. Muka waktu itu tak dapat diangkat, malahan tunduk merasa hina.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Banyak muka pada hari itu) yang dimaksud dengan ungkapan lafal Wujuuh atau muka adalah orang-orangnya, demikian lafal yang sama sesudahnya nanti (tunduk) terhina.««•»»
Some faces on that day — they [faces] are used to represent the individuals in both instances — will be humbled, abject,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 1]•[AYAT 3]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
2of26
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=2&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#88:2